hari ini :

Home » Uncategorized » Bandung Brewers Cup Ke – 3 di Gelar Dengan Ragam Menarik

Bandung Brewers Cup Ke – 3 di Gelar Dengan Ragam Menarik

photo credit: Para juara BBrC ke 3 / dok. Akbar

EDUPUBLIK, Bandung – Bertempat di The Soko Coffee Tea Chocolate, Jl. Raya Resort No. 19, Dago Resort Pakar (Wisma Joglo), Manual Brew Community (MBC) menyelenggarakan Bandung Brewers Cup (BBrC), yang ketiga kalinya. Pada gelaran ini, untuk pertama kalinya BBrc bekerjasama dengan Coklat Retro, yang juga punya concern lebih untuk mengapresiasi para penggiat kopi, meningkatkan kualitas dan kuantitas, baik dari kopinya itu sendiri, maupun penggiatnya dengan semangat “Local Crafters Pride”. Bandung Brewers Cup 3 juga dapat terselenggara atas dukungan dari para sponsor yang terlibat, juga dari teman-teman pebisnis kopi, kedai-kedai kopi, maupun teman-teman penggiat, penyuka kopi, dan lintas komunitas.

BBrC diselenggarakan selama tiga hari dari tanggal 15-17 Desember 2017, dengan megikutsertakan 96 orang peserta, baik dari kota Bandung itu sendiri, maupun luar kota Bandung, di seluruh Indonesia. Bertindak sebagai head judge adalah Adi W. Taroepratjeka yang mengetuai 17 juri lainnya. Juri-juri tersebut merupakan para penggiat dan pelaku kopi di Indonesia, yang terdiri dari para Q-Grader dan roaster.

Banyak ragam menarik disini, yang tidak hanya berfokus pada para peserta yang berlomba saja, namun gelaran ini juga menyuguhkan sesi Talk Show, yang membahas seputaran kopi, dan persiapan mengikuti kompetisi dari orang-orang yang memang ahlinya, seperti misalnya Doddy Samsura, John Chendra, Ryan Wibawa, Eko Purnomowidi, Mirza Luqman, dan Faisal R Siradj, yang bertindak sebagai moderator acara. Selain itu, pengunjung yang datang digelaran ini dihibur oleh penampilan dari HMGNC, 4 Peniti, Ammy Kurniawan, Rockligion, Light Dancer By GYBD, Sanggar 10, dan Eddi Brokoli sebagai pemandu acaranya.

Disekitar area acara juga banyak diisi dengan beberapa booth, yang menyajikan ragam jenis kopi lokal, dengan berbagai ornamen menarik. Disamping itu, pengunjung juga dapat menyaksikan bagaimana proses meracik kopi, dari mulai memilih biji kopi, sampai teknik manual brew itu sendiri. Hal ini menarik, terutama untuk yang terbilang awam tentang kopi, karena pengunjung juga bisa dapat wawasan lebih beragam tentang teknik meracik kopi, hingga pernik menarik lainnya, seperti misalnya saat sesi fun games dari juri pada saat melakukan coffee cupping.

Dari 96 peserta yang berpartisipasi pada gelaran ini, penilaian dibagi dalam dua babak penilaian, dari mulai compulsory, yang diterapkan dalam babak penyisihan, dan babak open service, dalam partai semi final dan final. Babak semifinal ini sendiri terdiri dari 12 peserta dengan skor teratas dari 96 peserta, sampai akhirnya terpilihlah tiga orang finalis.

Setelah melalui proses penilaian yang cukup alot ini, akhirnya terpilihlah Ichan Pratama dari Kiwari Farmers, sebagai juara pertama pada gelaran Bandung Brewers Cup 3 ini. Juara dua dipegang oleh Cubung Hanito dari Wisangkopi Jakarta, dan juara 3 adalah Rifqi Hawari, yang mewakili peserta independent. Dengan dipilihnya Ichan Pratama sebagai “Best Brewer Of Bandung Brewers Cup 3”, sekaligus menandai berakhirnya acara yang digelar selama tiga hari ini, yang Menyisakan banyak cerita dan wawasan baru seputaran kopi, dan segala hal yang melatarbelakangi acara ini, hingga pada akhirnya acara semacam ini menjadi sebuah khasanah budaya, dan kekayaan asli Indonesia. [Rls/ red]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

shares