hari ini :

Home » Politics » Pesta Rakyat JokFest Meriahkan Kota Bandung

Pesta Rakyat JokFest Meriahkan Kota Bandung

EDUPUBLIK, Bandung – Gelaran pesta rakyat Jokowi Festival (JokFest) yang merupakan acara terakhir dari 7 event yang telah dijalankan oleh simpul relawan #01 Jabar telah dilaksanakan pada hari Jumat (12/04/2019) di lapangan Monumen Perjuangan (Monju) Rakyat Jawa Barat yang terletak di jalan Dipatiukur Kota Bandung,“Kami menggelar ini sebagai moment pengingat masyarakat bahwa kita adalah bangsa Indonesia yang besar dan Jokfest ini merupakan karakter dari bapak Jokowi yang selalu ingin membangun Indonesia mejadi lebih baik. Saya yakin Jokowie akan menang di atass 50 persen di Jabar,” kata Aat Suratin, sosok tokoh dan budayawan Jawa Barat serta ketua pelaksana pesta rakyat Jokowi Festival (Jokfest) Jawa Barat ketika memberikan keterangan kepada para awak media saat gelaran Jokfest berlangsung di Monumen Perjuangan (Monju) Rakyat Jawa Barat Kota Bandung.

Acara yang dimulai dengan program pasar murah dari pukul : 08.00 s/d 11.00 wib. dan setelah shalat Jumat pada pukul 13.00 – 16.30 wib dilanjutkan dengan pagelaran budaya, seni, ikrar kebangsaan pesilat Jawa Barat, pentas musisi Bandung #01, Alumni SMA Bandung Ngahiji, dll. ini dihadiri oleh ribuan relawan Jokowi Amin yang memadati lapangan Monju Rakyat Jawa Barat tersebut.

Menurut Aat Suratin, JokFest adalah sebuah manifestasi rasa syukur dan doa kita bersama rakyat Jabar yang telah melalui masa kampanye yang melelahkan dengan damai dan lancar. JokFest juga didedikasikan sebagai rasa hormat kami kepada sesama relawan #01 yang tanpa lelah memperjuangkan kemenangan kemenangan Jokowi Ma’ruf Amin di Jawa Barat.

Dalam acara yang menghadirkan sesepuh Jawa Barat Solihin GP. yang akrab disebut Mang Ihin ini,  berbagai ragam kebudayaan urang Sunda digelar seperti Babadudan, Kuda Ronggeng, Pencak Silat,bahkan kelompok kendang dari Bali.

Dalam acara tersebut juga dilakukan ikrar kebangsaan para pesilat yang bertekad akan mempertahankan dan mengembangkan budaya asli Indonesia ini agar tetap lestari. Salahseorang tokoh silat Jawabarat Roedi Wirakusumah yang juga merupakan salahseorang cucu dari pendiri Kota Bandung mengatakan bahwa pencak silat harus dipertahankan dan diakui sebagai budaya asli Indonesia. “Saat ini kami tengah terus mengupayakan agar silat diakui oleh UNESCO sebagai budaya milik Indonesia, bukan milik negara lain,” kata Roedi. “Keputusan akhir dari UNESCO akan kita dapatkan pada bulan Oktober tahun ini dan saya berharap perwakilan Indonesia di PBB nanti mampu melakukan usaha yang maksimal agar pencak Silat disahkan sebagai kebudayaan milik dunia yang berasal dari Indonesia,” lanjutnya lagi.

Sementara itu, pasar murah yang juga digelar dalam acara tersebut berhasil menyedot antusias masyarakat dan habis dalam tempo dua jam. “Pasar murah yang terdiri dari berbagai paket telah habis dalam waktu dua jam,” kata Aat. ” Paket yang terdiri dari bahan sembako seperti minyak, gula, beras dan lain-lain yang kami jual dengan harga dua ribu rupiah perpaket,” lanjutnya lagi.

Aat berharap dengan semua acara yang telah dilakukan oleh pihaknya selama ini mampu memberikan kontribusi yang bagus bagi kemenangan palon 01 Jokowi Amin dalam ajang pilpres yang akan dilakukan pada tanggal 17 April mendatang. “Semoga paslon Jokowi Amin bisa menjadi pemenang dalam ajang pilpres kali ini,” pungkas Aat. [red]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

shares