hari ini :

Home » Edukasi » Dansektor 21 Satgas Citarum Harum Kagumi Kepedulian Siswa Al Huda Pameungpeuk Kab. Bandung –  Berencana Ajak Berkunjung ke Situ Cisanti

Dansektor 21 Satgas Citarum Harum Kagumi Kepedulian Siswa Al Huda Pameungpeuk Kab. Bandung –  Berencana Ajak Berkunjung ke Situ Cisanti

EDUPUBLIK, Kab Bandung – Kol. Inf. Yusep Sudrajat, selaku Komandan Sektor (Dansektor) 21 Satgas Citarum Harum, memperoleh apresiasi dari segenap insan di Madrasah Aliyah (MA) Al Huda, Pameungpeuk, Kabupaten Bandung (24/6/2019). Situasi ini terrjadi kala digelar sosialisasi program Citarum Harum di sekolah yang selama ini oleh masyarakat setempat dikenal sebagai, lembaga pendidikan yang peduli terhadap lingkungan.

“Kami bergembira, Pak Yusep Sudrajat dan rombongan bisa hadir di sekolah ini. Tadi kita lihat sendiri, siswa kami begitu antusias menanggapi keperihatinan yang dipaparkan Pak Yusep. Ternyata, masih jauh ya target yang harus dicapai program Citarum Harum, walaupun disana-sini sudah ada kemajuan. Ini tugas bersama kita, bukan tugas dari Satgas Citarum Harum saja,” kata Ketua Yayasan Al Huda, Abdul Madjid, S.Sos yang diamini dengan serius oleh rekannya Kepala MA Al Huda, Deny Solehudin, MSi.

Kedua tokoh di lembaga pendidikan MA Al Huda tadi mengatakan demikian, seusai Dansektor 21 selama kurang lebih 75 menit lebih  hari itu memaparkan rincian progres, hambatan, dan solusi meningkatkan kesejahteraan warga di seputar bantaran sungai Citarum, terkait implementasi Perpres No. 15 Tahun 2018 tentang Percepatan Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Daerah Aliran (DAS) Sungai Citarum.

Esensi Sosialisai Citarum Harum

Secara terpisah Yusep Sudrajat menyatakan, upaya sosialisasi Perpres No. 15 Tahun 2018 yang kini menapak pada tahun kedua implementasinya di lapangan, khusus untuk wilayah Kabupaten Bandung dan sekitarnya:

“Masyarakat Bandung Raya ini amatlah padat, perkiraan ada lebih dari dua juta orang penduduknya. Karenanya, hampir tidak mungkin dalam waktu dekat dan serentak, informasi tentang Citarum Harum dapat dimaknai oleh segenap warga. Sektor 21 secara bertahap, telah dan sedang melakukan sosialisasi ke semua anak-anak setingkat SMA, termasuk ke ke MA Al Huda ini,” ujarnya sambil menambahkan – “Tujuannya, semenjak dini adik-adik ini sadar akan pentingnya menjaga keseimbangan lingkungan, terutama dalam hal kesehatan dan kebersihan.”

Lebih lanjut Dansektor 21 mengungkapkan, selama sosialisasi ini berlangsung di MA Al Huda, suasananya dirasakan sangat kondusif.

“Saya menangkap ada nuansa yang khas dari para siswa ini. Ketika digelar sesi tanya-jawab, bobot pertanyaannya sangat tinggi menurut saya untuk seusia mereka. Ini memunculkan kekaguman tersendiri. Makanya, akan saya ganjar dengan menggelar kunjungan bersama ke Situ Cisanti sebagai salah satu hulu dari Sungai Citarum. Tinggal waktunya saja yang harus disesuaikan”

Perihal begitu tinggi antusiasme para siswa MA Al Huda tentang progres program Citarum  Harum, salah satu penyebabnya karena di sekolah ini praktik pengelolaan lingkungan yang benar dilakukan secara konsisiten, pun menurut Ketua Yayasan Al Huda dan Kepala MA Al Huda akses para siswa ke berbagai LSM (Lembaga Swadaya Masyarakat) seperti ACT (Aksi Cepat Tanggap) dan lembaga yang berorientasi ke penanggulangan bencana dan kegiatan penyelamatan lingkungan:

“Memang sudah lama kami lakukan pembinaan selain melalui kegiatan ekstra kuriukuler, juga kami memberikan apresiasi dan reward khusus kepada para siswa yang bergiat di bidang lingkungan,” jelas Deny Solehudin yang tak memungkiri masih terkendala dalam hal pendanaan dan sejumlah peralatan penunjang untuk kegiatan eksta kurikuler pembinan lingkungan di wilayahnya.

“Mudah-mudahan saja seperti yang tadi dikemukakan oleh Dansektor 21 tentang perlunya tambahan uluran dana untuk sosialisasi Citarum Harum dari pimpinan daerah seperti Pak Bupati Bandung, Dadang M. Nasser. Ini akan memperkuat kami untuk kembali mengajukan dana pembinaan lingkungan ke Pak Dadang,” lagi terang Denny Solehudin yang berencana –“Bila dana itu sempat turun, kami akan pakai untuk pembelian perahu karet dan pelengkapan lainnya. Ratusan siswa kami siap mengamankan bantaran sungai Citarum dan anak-anak sungai lainnya di sekitar Pameungpeuk dan Kabupaten Bandung.”

Sementara itu salah satu siswa MA Al Huda yang mengaku bernama Ending (16) merasa bertambah ilmunya atas kehadiran Dansektor 21 Satgas Citarum Harum. Menurutnya, dirinya dan beberapa kawannya, seakan merasakan enerji baru, menyikapi persoalan lingkungan di sekitarnya:

“Kami menjadi tambah mengerti bagaimana, seharusnya kita memperlakukan keberadaan Sungai Citarum dan anak-anak sungai, serta cucu dan cicitnya, ya banyak kali di sekitar kita keberadaannya tersumbat oleh sampah. Hal ini harus kita kurangi, segera.” [HS/SA]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*