hari ini :

Home » Lingkungan » Yusep Sudrajat Libatkan DLH & Tipiter Polda Jabar, Tutup Saluran Buang PT. Seng Do di Kawasan Kaha Group Solokan Jeruk, Kenapa?

Yusep Sudrajat Libatkan DLH & Tipiter Polda Jabar, Tutup Saluran Buang PT. Seng Do di Kawasan Kaha Group Solokan Jeruk, Kenapa?

EDUPUBLIK, Kab Bandung  – Untuk ketiga kalinya, PT. Seng Do yang beroperasi di Kawasan Kaha Grup, Jl. Raya Rancaekek – Majalaya, Kabupaten Bandung, pada Selasa (16/7/2019) kembali dikenai tindakan penegakan hukum. Perkaranya, Kolonel Infrantri Yusep Sudrajat selaku DanSektor 21 Satgas Citarum Harum, pada hari yang sama menerima laporan dari DanSubSektor 17, Serma Agus Sumarna:

“Perusahaan ini sebelumnya, dua kali ditindak Satgas Citarum Harum pada Oktober dan November 2018, jadi ini sudah ketiga kalinya. Makanya, kata DanSektor 21 besok dicor saja. Sekarang kami melibatkan Tim DLH Kabupaten Bandung dipimpin Kasi Penindakan Robby Dewantara, dan Tim Tipiter Polda Jabar,” jelas Agus Sumarna disela-sela pemeriksaan intensif yang menemukan pabrik ini beropresai tanpa mengolah limbah dengan benar.

Pada pihak lain DanSektor 21 yang diwakili Pasiminlog Sektor 21, Letda Saniyo di tempat yang sama usai pemeriksaan yang berlangsung sejak siang hingga malam hari 16/7/2019), menyatakan hasil peneyelidikan DLH & Tipiter Polda Jabar berhasil mengambil sampel air limbah di tiga titik yang selama ini disamarkan sebagai IPAL yang normal, padahal bodong.

“Besok Rabu (17/7/2019) terpaksa kembali dicor. Penyebabnya, secara adminitratif perusahaan yang memproduksi Seizing dan WJL ini tidak memiliki ijin membuang limbah produksi,” jelas Saniyo yang menjelskan proses penegakan hukum ini dilakukan demi keadilan untuk puluhan pemilik pabrik lainnya di Kawasan KAHA Gourp.

Secara terpisah Yusep Sudrajat kepada redaksi melalui sambungan telepon selama proses penindakan hukum ini berlangsung, dimintai komentarnya atas kinerja tim nya di SubSektor 17:

“Selama yang dilakukan anak buah saya masih dalam koridor penegakan sesuai Perpres No. 15 Tahun 2018, lanjut saja jangan ada keraguan. Makanya, saya libatkan DLH Kab. Bandung dan Tim Tipiter Polda Jabar. Biarlah ketentuan hukum yang menentukan mana yang salah dan mana yang benar,” jelas Yusep Sudrajat di seberang telepon.[red]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

shares