hari ini :

Home » Lingkungan » Kolonel Inf Yusep Sudrajat Cek Kembali Proses Pengolahan Limbah & IPAL PT Sansan Dengan Teliti

Kolonel Inf Yusep Sudrajat Cek Kembali Proses Pengolahan Limbah & IPAL PT Sansan Dengan Teliti

EDUPUBLIK, Cimahi – Pembukaan kembali coran di saluran drainase pabrik PT. Sansan Saudaratex yang berlokasi di jalan Cibaligo Cimahi Selatan kota Cimahi oleh prajurit satgas Citarum Harum subsektor 13-21 dipimpin langsung oleh Dansektor 21 Kolonel Inf. Yusep Sudrajat telah dilaksanakan pada hari Senin (28/07/2019) yang dihadiri oleh beberapa awak media.

“Pabrik kami memiliki komitmen yang kuat untuk menjaga produksi kami termasuk pengolahan limbah dari pabrik ini. Sarana IPAL yang kami bangun ini juga sudah menghabiskan dana yang sangat besar sebesar 15 milyar. Kami sudah invest besar dan tidak mungkin melakukan kesalahan yang sama,” kata Harry Danubrata selaku Wakil Direksi PT. Sansan Saudaratex saat memberikan keterangan kepada awak media satgas Citarum Harum membuka kembali coran yang menutup saluran drainase pabrik tersebut akibat kebocoran yang terjadi beberapa waktu lalu.

Seperti yang telah diberitakan oleh beberapa media beberapa waktu lalu terkait pengecoran saluran drainase di pabrik ini diakibatkan aliran drainase tersebut  tercampur oleh limbah industri dari pabrik ini akibat kelalaian pegawainya. “Kami telah memecat karyawan yang telah lalai tersebut dan memberikan SP3 kepada kepala IPAL,” kata Harry. “Hal ini kami lakukan demi terciptanya konsistensi dari komitmen yang telah kami lakukkan dengan satgas Citarum Harum untuk menjaga ekosistem sungai Citarum,” kata Harry.

Dalam kesempatan tersebut, Dansektor 21 Kolonel Inf. Yusep Sudrajat melakukan pemeriksaan dan cek proses pengolahan limbah serta IPAL yang ada di pabrik tersebut dengan teliti. Pengecekan dilakukan dari inlet pengolahan awal limbah yang keluar dari saluran limbah produksi hingga outlet saluran pembuangan akhir yang langsung mengalir ke sungai. “Kita sudah cek semua sarana IPAL di PT. Sansan Saudaratex ini dan kita sudah lihat bahwa air yang keluar dari outlet sudah bening dan ada ikan hidup didalam kolamnya,” kata Dansektor 21. “Dengan kondisisi seperti ini maka hari ini satgas Citarum Harum akan membuka kembali coran saluran drainase pabik PT. Sansan Saudratex ini,” lanjut Dansektor sambil memperlihatkan dua buah botol kemasan plastik berisi air dari buangan akhir limbah pabrik yang terlihat bening.

Sementara itu, Harry Danubrata memaparkan bahwa untuk saat ini pabriknya tengah mengubah proses IPALnya dari kimiawi menjadi biologi. “Memang sangat mahal hingga mengeluarkan cost hingga 15 milyar. Namun kedepannya, dengan menggunakan proses biologi akan mengurangi cost menjadi jauh lebih kecil,” papar Harry. “Awal prosesnya memakan waktu cukup lama untuk memfungsikan unsur-unsur biologi dalam bak IPAL. Namun hal tersebut memang proses yang harus dijalani,” lanjutnya lagi.

Setelah coran dibuka oleh anggota satgas subsektor 13-21, Dansektor 21 Kolonel Inf. Yusep Sudrajat berharap agar pabrik tidak melakukan kesalahan lagi. “Satgas tidak akan memberikan toleransi bagi pabrik yang masih membuang limbahnya tanpa melalui proses IPAL yang sesuai dengan baku mutu. Kami akan tetap bersikap tegas!” pungkas Dansektor 21 Kolonel Inf Yusep Sudrajat [red]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

shares