hari ini :

Home » Lingkungan » Perkembangan Situasi Satgas Citarum Sektor 21 di Lapangan

Perkembangan Situasi Satgas Citarum Sektor 21 di Lapangan

EDUPUBLIK, Kab Bandung –Inilah kondisi Perkembangan situasi di Sektor 21 Satgas Citarum Harum yang dipimpin oleh Kolonel Inf. Yusep Sudrajat hingga saat ini berlanjut secara berkesinambungan dengan program-program yang disesuaikan dengan kondisi dilapangan dan mencari titik temu permasalahan yang ada dalam sosial masyarakat.

Hingga saat ini, hal yang sangat terasa dalam program Citarum Harum ini adalah giat korve dengan warga yang semakin intens dengan kesadaran yang tinggi dari warga untuk membantu satgas.

Dalam laporan yang dibuat tertanggal 14 Agustus 2019, beberapa hal yang terkait dengan perkembangan penghijauan, limbah domestik, sedimentasi, banjir, dan lain-lain beberapa diantAranya masih tidak ada perubahan yang signifikan. Hal tersebut disebabkan oleh kondisi masyarakat, kondisi lapangan serta sarana dan prasarana yang ada.  namun beberapa lagi terlihat adanya perkembangan yang baik.

Dalam laporan tersebut angka bibit berupa hasil cangkokan yang telah ditanam di wilayah sektor 21 ini  berjumlah 2640 pohon dengan luasan tanah yang ditanam 2000 meter persegi.

Sementara itu perkembangan giat pengerukan sedimenasi yang dilakukan di Citepus hingga saat ini telah bertambah sepanjang 500 M³ dan pengangkatan sedimentasi 336 M³ . Pengadaan alat berat  dengan menggunakan Kobelko berkoordinasi dengan pemerintahan terkait (BBWS). Sementara itu jumlah sampah yang sudah diangkat sekitar 1 Ton di Cimahi Selatan menggunakan alat manual

Terkait jumlah industri yang telah mendapatkan sangsi, dari  304  industri  atau PT. sudah ada sekitar 18 PT. yang atelah di cor akibat kelalaian pengolahan IPAL.  Sementara 40 pabrik sudah berkomitmen yntuk menjaga buangan limbah pabriknya sesuai dengan parameter satgas, 68 PT. juga telah mendapatkan sanksi sosial.

Pembuatan ikon berupa taman yang saat ini telah selesai dibuat masih satu taman yaitu di CIpamokolan, semenara 16 taman lagi masih dalam proses penyelesaian. Terkait limbah domestik dan limbah pabrik, hingga saat ini masih belum ada penambahan jumlah penindakan bagi limbah industri maupun penambahan sarana bagi limbah domestik.

Begitu juga dengan penanganan penghijauan hingga saat ini masih belum ada lagi kegiatan penanaman dan masih terkendala dengan ketidak pedulian warga dan masyarakat yang ada disekitar bantaran sungai termasuk masalah karamba yang memang belum bisa dilakukan penertiban karena tidak ditemukannya karamba yang dibangun di wilayah sektor 21 Satgas Citarum Harum.[red]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

shares