hari ini :

Home » Ragam » RM Ponyo Bikin Terang Perkara Viral Struk Berbau SARA: Mohon Maaf & Kepuasan Konsumen

RM Ponyo Bikin Terang Perkara Viral Struk Berbau SARA: Mohon Maaf & Kepuasan Konsumen

EDUPUBLIK, Bandung –  “Entah angin apa yang menimpa kami. Tiba-tiba hadir viral ini. Namun berkat pengertian semua pihak, disadari ini karena ketidaksengajaan. Sama sekali diluar kendali, langsung atas nama manajemen, kami memohon maaf sedalam-dalamnya,” kalimat ini spontan muncul dari M. Rijal Asyari, Manajer Operasional Rumah Makan (RM) Ponyo di Jl. Malabar, Kota Bandung (18/8/2019).

Rijal sebagai representasi pemilik dan manajemen RM Ponyo yang kondang sebagai salah satu figure dunia kuliner dan kepariwisataan Kota Bandung maupun Jabar sejak 1972, menjelaskan duduk perkara munculnya ‘viral struk berbau SARA (Suku Agama Ras dan Antar Golongan). Esoknya, Rijal sehari setelah kejadian, kepada para pewarta menjelaskan duduk perkara ini.

Rijal yang berkali-kali memohon maaf atas peristiwa ini, menyatakan ini terjadi di luar kontrol manajemen: “Murni ini tindakan karyawan kami yang berinisial P. Ia menulis pada struk pesanan take away pada , Minggu (17/8/2019), di RM Ponyo jalan Malabar. Seharusnya tertulis nama konsumen. Ini malah tercantum nama etnis tertentu. Menjadi viral sejak transaksi hari itu pada pukul 17.33 WIB,” ujarnya dengan menambahkan –“Petangnya sekitar pukul 20.00 WIB, konsumen berinisial A mendatangi RM Ponyo Malabar. Saat itu juga sudah ada permohonan maaf dari kami, dan persoalan dianggap selesai.”

Disadari oleh Rijal, kemungknan pada rentang waktu setelah pukul 17.33 WIB (17/8/2019) hingga petangnya pada sekitar pukul 20.00 WIB, sebelum bertemu di antara kedua-belah pihak foto struk yang berbau SARA ini sempat melayang diluar ‘kendali’ dan menjadi viral di dunia maya.

Kesepakatannya, kepada saudari P karyawan RM Ponyo yang mencamtumkan hal kara Rijal belum pernah terjadi dan bukan bleid dari perusahaan ini: ”Karyawan itu sudah mengundurkan diri dan memohon maaf atas kekeliruannya,” kata Rijal yang berkali-kali mengatakan:”Tak habis pikir mengapa hal ini terjadi. Ketika ditanyakan mengapa karyawan P menuliskan hal ini? Jawabannya, selalu dengan tangisan dan permohonan maaf. Ya, sudahlah kami ambil jalan tengah, apalagi yang bersangkutan bersedia untuk mengundurkan diri dengan tulus.”

Kepuasan Konsumen

Berdasarkan peristiwa yang sangat tak terduga dari pihak manajemen RM Ponyo, setelah menjadi viral foto struk itu (18/8/2019) memuat butir bantahan sekaligus penjelasan duduk perkara ini. Melalui reportase ini, dari 6 butir materi yang disebarkan manajemen RM Ponyo, kiranya butir ke- 5 dan 6 patut dicermati, di antaranya:

(5) Kami sadari, bahwa ini adalah tindakan dari oknum karyawan kami, maka tetaplah merupakan tanggungjawab dari manajemen. Oleh karena itu, kami atas nama Manajemen Ponyo meminta maaf sebesar-besarnya, khusus kepada Ibu A (konsumen take away – Red.), dan kepada masyarakat secara umum atas ketidaknyamanan ini. Kami sangat menyesalkan kejadian ini.

(6) Hal ini menjadi pelajaran untuk kami, sehingga kami lebih komitmen untuk memperbaiki wawasan, perilaku, dan pelayanan yang baik kepada tim karyawan kami.

“Seberat apa pun cobaan ini, banyak hikmah yang kami peroleh dari peristiwa ini. Konsumen adalah raja yang sebenarnya bagi kami. Sejumlah pembenahan, tentu kami lakukan demi kepuasan konsumen kami selama 47 tahun ini, dan ke depannya,” pungkas Rijal yang kerap memohon maaf atas kealpaan ini.[sa/hs]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*