hari ini :

Home » Lingkungan » Satgas Citarum Sektor 21- 6 Bongkar Bangunan di Bantaran Sungai Citepus

Satgas Citarum Sektor 21- 6 Bongkar Bangunan di Bantaran Sungai Citepus

EDUPUBLIK, Kab Bandung – Anggota satgas Citarum harum sektor 21 subsektor 6 Citepus Giat lakukan pebongkaran bangunan  yang ada dibantaran sungai Citepus yang merupakan tanah Dinas PU tepatnya di wilayan Rw.11 kelurahan Sekeandur kecamatan Citepus Kabupaten Bandung mulai dilaksanakan pada hari Senin (16/09/2019) dari pukul 09.00 hingga 11.00 wib.

“Hari ini kami memulai pembongkaran bangunan liar yang ada di bantaran sungai Citepus di kelurahan Sekeandur. Dan rencana pembongkaran bangunan ini sudah kita sosialisasikan sejak 2 bulan lalu,” kata Peltu Edy Purwanto selaku prajurit anggota satgas Citarum Harum Subsektor 06 Citepus saat memberikan keterangan kepada awak media terkait pembongkaran bangunan yang ada di bantaran sungai Citepus.

Dalam Kegiatan tersebut, Peltu Edy Purwanto menjelaskan bahwa pembongkaran bangunan di bantaran sungai Citepus ini juga dimaksudkan untuk membuat akses jalan bagi warga hingga batas makam. “Warga sangat senang dengan rencana pembongkaran bangunan dibantaran ini karena nantinya akan menjadi akses jalan bagi warga sekitar,” kata Peltu Edy.

Bangunan pertama yang dibongkar hari itu adalah kios milik salah seorang warga RW. 11 kelurahan Sekeandur yaitu Erus yang terletak dipinggir jalan besar dan kios tersebut telah dikosongkan sejak 2 bulan lalu. “Setelah dilakukan sosilisasi dan rapat antara satgas Citarum Harum  bersama warga sekitar 2 bulan lalu dan disepakati bahwa bangunan yang berada dibantaran sungai harus dibongkar, maka saya langsung mengosongkan kios saya,” kata Erus. “Saya ikhlas demi program Citarum Harum,” kata Erus.

Setelah pembongkaran kios milik Erus, satgas bergerak untuk membongkar bangunan milik Anda yang berada di dalam gang. Namun dalam pelaksanaannya sang pemilik menolak untuk dibongkar karena yang bersangkutan memiliki surat kepemilikan tanah dan minta untuk dimusyawarahkan kembali bersama warga yang lain.

Peltu Edy yang melakukan pembicaraan via telepon genggam dengan Anda yang tengah berada ditempat kerjanya mengatakan bahwa jika memang memiliki surat kepemilikan tanah harap dibawa saat rapat yang akan dilaksanakan pada sore harinya. “Perlihatkan kepada saya dan nanti jika benar akan diproses oleh bagian hukum satgas Citarum Harum,” kata Peltu Edy.

Sementara itu pemilik bangunan juga meminta agar jangan tebang pilih dalam melakuan pembongkaran yang langsung dijawab oleh Peltu Edy bahwa dalam rencana pembongkaran ini semu bangunan yang berada dalam proses pembuatan akses jalan akan dibongkar sesuai dengan kesepakatan warga saat rapat beberapa waktu lalu.

Dengan adanya penolakan dan permintaan dari pemilik bangunan tersebt, akhirnya pembongkaran ditangguhkan dan akan diadakan rapat kembali pada malam hari untuk mempertegas kembali bahwa semua bangunan yang berada di bantaran sungai akan dibongkar tanpa tebang pilih. “Kami akan tangguhkan dulu hingga besok setelah rapat nanti malam,” pungkas Peltu Edy.[red]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

shares