hari ini :

Home » Lingkungan » Kesiapan KODAM 3 Siliwangi HUT TNI ke 74 Yang Akan Digelar di Bantaran Citarum

Kesiapan KODAM 3 Siliwangi HUT TNI ke 74 Yang Akan Digelar di Bantaran Citarum

EDUPUBLIK, Kabupaten Bandung
Persiapan acara rangkaian HUT TNI ke 74 yang akan digelar pada hari Sabtu 21 September 2019 yang akan dihadiri oleh Panglima TNI Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto bersama para petinggi dan staf mabes TNI di Sektor 07 yang dikomandani oleh Kolonel Inf. Purwadi tengah dalam proses persiapan. “Kami telah melakukan yang terbaik untuk acara ini dan kami sudah mempersiapkan apapun yang akan dibutuhkan dalam acara besar ini,” kata Kolonel Inf. Purwadi saat ditemui di bantaran sungai Citarum yang akan digunakan sebagai pusat kegiatan acara.

“Kita akan melakukan kegiatan terpadu dalam rangka HUT TNI ke 74 yang meliputi kegiatan karya bhakti dan baksos itu sendiri. Dan Citarum menjadi thema HUT TNI ke 74 ini,” papar Kolonel Arh G.T.H. Hasto Respatyo, S.T selaku Aster Kodam 3 Siliwangi saat ditemui oleh wartawan di tempat pelaksanaan acara rangkaian HUT TNI ke 74 di bantaran sungai Citarum Rancamanyar Kabupaten Bandung, Rabu (18/9/9/2019)

Dalam keterangannya, Purwadi mengungkapkan bahwa untuk menjaga kondisi sungai tetap bersih, dirinya bersama anggoa satgas Sektor 07 telah melakukan pemeliharaan dengan menaburkan beberapa bahan biologi yang bisa membersihkan air sungai tidak berbau dan bersih. “Sedimentasi di sungai ini sudah parah namun dengan apa yang telah kita lakukan, saat ini Sungai Citarum di sektor 07 sudah jauh lebih baik dan kami telah siap untuk menggelar acara ini,” tutur Purwadi.

Sementara itu Aster Kodam 3 Siliwangi Kolonel Arh G.T.H. Hasto Respatyo, S.T mengungkapkan bahwa akan ada banyak kegiatan yang akan mengisi rangkaian HUT TNI ke 74 ini. “Karya bhakti memiliki sasaran perbaiki bangunan tidak layak huni dan jambanisasi, pengeboran sumur dan pengecetan sekolah serta sarana ibadah,” kata Hasto. “Selain itu juga kita melaksanakan bakti sosial berupa pengobatan massal bagi 5000 orang masyarakat mulai dari tanggal 16 september kemarin secara bertahap di tempat-tempat jajaran kodam serta rumahsakit TNI hingga akhirnya terpusat disini pada tanggal 21 September nanti,” lanjutnya lagi.

Pengobatan massal kepada masyarakat itu, papar Hasto meliputi pemeriksaan gigi, katarak serta pembagian kaki palsu, alat bantu dengar termasuk.

Hasto juga mengungkapkan bahwa dalam kegiatan ini akan melibatkan sekitar 13 ribu massyarakat, termasuk TNI meliputi 3 angkatan dan pemerintah daerah. “Kita akan menggelar festival tradisional dan festival bambu,” papar Hasto. “Kami juga akan menggelar acara nonton bareng dengan menggelar layar tancap di bantaran sungai ini,” pungkas Hasto. [red]

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

shares