hari ini :

Home » Lingkungan » Satgas Citarum Sektor 21-13 Buka Isolasi Saluran Limbah PT. Nikel Crome Indojaya dan PT. Rajawali Hiyoto

Satgas Citarum Sektor 21-13 Buka Isolasi Saluran Limbah PT. Nikel Crome Indojaya dan PT. Rajawali Hiyoto

EDUPUBLIK, Cimahi – Giat membuka isolasi saluran limbah dua buah pabrik yaitu PT. Nikel Chrome Indojaya dan PT. Rajawali Hyoto yang terletak di wilayah industri Cibaligo dan Leuwigajah kota Cimahi kembali dilakuan oleh satgas Citarum Harum Sektor 21 pada hari Selasa (08/10/2019) yang dihadiri langsung Dansektor 21 Kolonel Inf. Yusep Sudrajat, anggota satgas Citarum harum Subsektor 13 dan beberapa awak media.

“Sekarang sudah tidak ada waktu lagi. Mari kita berbuat agar pabrik tidak lagi membuang limbah sebarangan apalagi jika tanpa proses yang benar. Dan semoga dengan dibukanya isolasi saluran limbah pabrik ini mereka bisa memegang komitmen,” kata Kolonel Inf. Yusep Sudrajat selaku Dansektor 21 satgas Citarum Harum saat memberikan keterangan kepada awak media.

Saat membuka isolasi di PT. Nikel Crome Indojaya, Dansektor 21 dan rombongan diterima langsung oleh Bambang selaku penanggung jawab pengeloaan pabrik dan beberapa staffnya. Tak lama setelah kedatangan rombongan, Bambang langsung mengajak Dansektor 21 untuk melihat hasil perbaikan dari saluran limbah yang telah diisolasi sekitar 3 bulan lalu. Dan setelah dengan sangat teliti Dansektor mengajukan beberapa pertanyaan dan melihat sarana perbaikan IPAL yang ada akhirnya dansektor 21 menyatakan PT. Nikel Chrome telah melakukanperbaikan seusai dengan parameter satgas yaitu airnya bening dan ada ikan mas didalam outlet pembuangan akhir.

Saat diwawancara Bambang menyatakan bahwa pihaknya telah melakukan yang terbaik agar bisa sesuai denganparameter satgas Citarum Harum. “Kami sangat mengapresiasi apa yang telah dilaksanakan oleh satgas hingga kami bisa melakukan perbaikan sarana pembuangan limbah kami sesuai parameter satgas Citarum Harum,” kata Bambang. “Kami akan mendukung program Citarum Harum ini dengan segenap hati,” lanjutnya lagi.

Sementara itu saat membuka isolasi saluran pembuangan limbah PT. Rajawali Hiyoto, Dansektor 21 juga melakukan ispeksi dengan melihat sendiriri dan memberikan pertanyaan-pertanyaan seputar perbaikan sarana IPAL di pabrik tersebut kepada Wahyu selaku penanggungjawab IPAL di pabrik tersebut. “Kami sangat berterimakasih kepada satgas Citarum Harum yang telah membimbing kami setelah melakukan isolasi akibat kelalaian yang telah kami lakukan beberapa waktu lalu,” kata Wahyu. “Ini merupakan pembelajaran bagi kami selaku pengelola IPAL,” lajutnya lagi.

Wahyu juga mengungkapkan bahwa pihaknya akan terus mengpayakan sistem kerja IPAL yang jauh lebih baik bahkan akan merecycle limbahnya. “Kami akan sangat bangga jika hal tersebut bisa kami wujudkan,” kata Wahyu. “Artinya tidak akan ada limbah yang kami bang,” katanya.[red]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

shares