hari ini :

Home » Lingkungan » Dansektor 21 Kolonel Inf Yusep Sudrajat Sidak IPAL PT. Tastex

Dansektor 21 Kolonel Inf Yusep Sudrajat Sidak IPAL PT. Tastex

EDUPUBLIK, Kab Bandung
Sidak dan inspeksi ke salahsatu pabrik yaitu PT. Tastex yang berada di jalan Raya Rancaekek Km 26, 5, Rancaekek,  Jawa Barat, dan di laksanakan oleh satgas Citarum Sektor 21 subsektor 1 Rancaekek pada hari Kamis (17/10/2019) dipimpin langsung oleh Dansektor 21 Kolonel Inf. Yusep Sudrajat, dan dihadiri oleh para anggota satgas Citarum Harum subsektor 1 Rancaekek dan beberapa awak media.

“Saya mengucapkan terimakasih kepada pengelola PT. Tastex yang telah melakukan pembenahan sarana IPAL nya hingga saat ini kondisinya semakin membaik. Dan hari ini saya lihat kondisi buangan limbahnya tetap bening dan ada ikan didalam kolam penampungan akhir,” kata Kolonel Inf. Yusep Sudrajat selaku Dansektor 21 satgas Citarum Harum saat memberikan keterangan kepada awak media terkait giat sidak di PT. Tastex di Rancaekek Kabupaten Sumedang.

Giat sidak tersebut dilakukan akibat adanya laporan beberapa pihak dan warga sekitar yang melihat bawha sungai di belakang pabrik keruh dan berbau. “Saya datang ke sini karena adanya bebrapa laporan yang mengindikasikan adanya pembuangan limbah yang masih kurang baik dari beberapa pabrik ke sungai Cibureleng,” kata Dansektor 21.

Saat memasuki pabrik rombongan disambut oleh Factory Manajer pabrik yaitu She Min yang langsung mengajak  wartawan dan satgas beserta Dansektor untuk melihat kondisi IPAL pabriknya. Setelah diperiksa dengan teliti ternyata sarana IPAL PT. Tastex dalam kondisi yang sangat baik. “Kita lihat sendiri bahwa kondisi air di buangan akhir PT. Tastex ini sudah bening dan ada kan di kolam penampungan buangan akhir,” kata Dansektor 21.

Sementara itu Factory Manajer PT. Tastex, She Min mengungkapkan bahwa pihaknya terus mengupayakan perbaikan sarana IPAL nya. “Kami akan menambah sarana IPAL kami yang tadinya hanya menggunakan proses kimia fisik dengan proses biologi,” ungkap She Min. “Mudah-mudahan bulan depan pengerjaannya sudah bisa dimulai, “lanjutnya lagi.

Sementara itu Dansektor 21 juga memberikan apresiasinya kepada pabrik ini karena meskipipun telah mengalami penurunan hingga 40 persen, tapi pabrik ini masih terus berbenah untuk memperbaiki sarana IPAL nya. “Dari pihak pengelola saya diberitahu bahwa produksi pabrik telahmenurun hingga 40 persen danmun sarana IPAL pabrik ini telah iperbaiki dengan mengeluarkan dana sebesar hampir 2 milyar,” kata Dansektor 21. “Hal tersebut perlu diberi apresiasi yang baik. Apalagi dalam waktu dekat akan menambah sarana IPAL nya dengan menggunakan proses biologi,” lanjut Dansektor 21.

dalam kesempatan tersebut She Min mengungkapkan bahwa pihaknya tidak membuang limbah dalam kondisi tidak sesuai parameter. “Saya mengucapkan terimakasih kepada Dansektor 21 dan satgas Citarum Harum serta wartawan yang hadir di pabrik ini hingga bisa membuktikan bahwa pabrik kami tidak membuang limbah dalam kondisi tisak baik,” pungkas She Min. [red/bn]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

shares