hari ini :

Home » Lingkungan » Paparan Program Citarum Harum oleh Dansektor 21 di Kegiatan Pembekalan Komandan Kodim TA 2019

Paparan Program Citarum Harum oleh Dansektor 21 di Kegiatan Pembekalan Komandan Kodim TA 2019

EDUPUBLIK, Bandung Barat –
Kolonel Inf. Yusep Sudrajat selaku Dansektor 21 Satgas Citarum Harum memberikan pembekalan dan paparan tentang program Citarum Harum kepada para Dandim se Indonesia yang tengah mengikuti pelatihan di Pusdikter jalan Raya Cimareme kabupaten Bandung Barat pada hari Jumat (01/11/2019) dan dihadiri oleh beberapa awak media. Kegiatan pelatihan yang dilaksanakan sejak tanggal 28 Oktober hingga 3 November 2019 ini diikuti oleh ratusan Dandim dan telah berjalan sekitar 5 hari.

“Kalian harus bisa menyelesaikan masalah yang ada didalam teritorial  kalian. Tak ada yang tidak bisa diselesaikan dan kalian harus memiliki kemampuan yang baik dalam bersosialisasi,” kata Dansektor 21 Kolonel Inf. Yusep Sudrajat saat memberikan paparan kepada ratusan Dandim se indonesia  di Pusdikter Cimareme kabupaten Bandung Barat.

Dalam paparannya Kolonel Inf. Ysuep Sudrajat secara umum memberikan semangat dan beberapa hal terkait pengalamannya selama menjadi prajurit TNI Angkatan Darat sejak menjadi taruna hingga saat ini. “Kita sudah dilatih dengan disiplin dan loyalitas tinggi oleh negara. Sudah selayaknya kita mengabdi dengan sepenuh hati dan dedkasi tinggi,” kata Kolonel Inf. Yusep. “Berikan yang terbaik untuk negara dan bangsa kalian,” lanjutnya lagi.

Sementara itu dalam paparannya mengenai program Citarum Harum, Kolonel Inf. Yusep mengungkapkan bahwa permasalahan Citarum Harum sangat kompleks. “Masalah yang ada di sungai terpanjang di Jawa Barat dan menjadi tumpuan 35 juta warga ini tidak lah semudah yang kita lihat dan kita dengar,” papar Kolonel Inf. Yusep. “Sudah puluhan tahun sungai ini elah menjadi tempat pembuangan sampah yang dilakukan oleh warga biasa hingga orang-orang intelek dan berduit,” lanjutnya lagi.

Permasalahan yang ada di Citarum ini menurut kolonel Inf. Yusep harus dipelajari dan dicari solusi terbaiknya oleh setiap Dandim di Indonesia. “Semua sungai memiliki permasalahan yang sama. Hanya saja sungai Citarum ini sudah kadung disebut sebagai sungai terkotor di dunia hingga harus segera ditangani,” kata Kolonel Inf. Yusep.

Hal yang paling ditekankan oleh Kolonel Inf. Yusep Sudraja adalah bahwa Dandim jangan alergi terhadap wartawan. “Kehadiran wartawan bisa menjadi hal baik atau buruk. tergantung bagaimana kalian menanggapinya. Tidak perlu emosi saat para wartawan memberitakan hal buruk jika memang itu yang ada,” tekannya.” Dan program Citarum Harum menjadi contoh yang nyata kerjasama TNI dengan wartawan. Dunia sekarang sudah mulai melihat perubahan yang ada melalui berita-berita yang dibuatnya,” lanjutnya lagi.

Kolonel Inf. Ysuep berharap para Dandim agar bisa menguasai permasalahan yang ada diwilayahnya serta kondisi sosial masyarakatnya. “Kalian harus bisa menguasai wilayah beserta unsur masyarakatnya termasuk para tokoh dan pejabat pemerintahnya agar semua masyarakat tahu, siapa Dandim diwilayahnya,” pungkas Kolonel Inf. Yusep Sudrajat.[red]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

shares