hari ini :

Home » Politics » Tia Fitriani Anggota DPRD Jabar Reses Ke 1 Tahun Sidang 2019 – 2020 di Desa Cibodas

Tia Fitriani Anggota DPRD Jabar Reses Ke 1 Tahun Sidang 2019 – 2020 di Desa Cibodas

EDUPUBLIK, Kab Bandung – Pada periode ke dua ini Drs Hj Tia Fitriani anggota DPRD Jawa Barat dari fraksi NasDem menyelenggarakan giat reses ke I tahun sidang 2019-2020, dan menyambangi warga masyarakat desa Cibodas kecamatan Kutawaringin bertempat di aula desa jalan desa Cibodas no.100 kabupaten Bandung, Kamis (5/12/2019).

Kurang lebih 200 warga masyarakat ikut ambil bagian pada agenda acara reses tersebut dan di sambut antusias masyarakat yang hadir untuk mendengarkan paparan Anggota Dewan Jabar Tia Fitriani.

Hadir juga Kepala desa Cibodas Pupu Alamsyah Polsek kecamatan Ciparay, perwakilan para struktural NasDem Kabupaten Bandung, para kader NasDem Kabupaten Bandung, para ketua RW, para tokoh pemuda, karang taruna, kader PKK, tokoh agama, komunitas dulur saTIA dan masyarakat sekitar.

Dalam agenda reses ini anggota dewan selain menyerap aspirasi masyarakat, juga menyampaikan program apa saja yang akan dilakukan pemerintahan provinsi Jabar untuk kesejahteraan masyarakat.

Tia fitriani dalam reses ke 1 tahun sidang 2019 – 2020 di depan warga masyarakat Cibodas mengatakan,”Pada hari dan kesempatan ini saya ingin menginformasikan bahwa Isu strategis pembangunan Jabar pada intinya adalah ingin menyejahterakan taraf kehidupan warga masyarakat Jawa barat dan tidak ada tebang pilih semuanya harus sejahtera”, ujarnya.

Lanjut Tia,”Salah satunya adalah layanan dasar seperti
pelayanan kesehatan, bahwa pemprov Jabar ingin turut serta bahwa hal ini kedepannya lebih baik, namun banyak keluhan masyarakat tentang BPJS tentang pelayanan yang tidak maksimal, seperti penolakan pasien oleh rumah sakit, hal ini tidak dibenarkan, mungkin ini di karenakan masih banyak oknum yang main main, siapapun pasiennya baik yang peserta BPJS atau pun tidak, rumah sakit di larang menolak pasien tersebut, jika terjadi laporkan bila perlu viralkan kejadiannya”, ungkapnya.

Masih kata Tia,”kedepannya kita mengupayakan adanya subsidi silang di bidang kesehatan bagi masyarakat yang ekonomi lemah atau tidak mampu, namun hal ini harus kita awasi dan kawal bersama, mudah mudahan apa yang kita harapkan bersama dapat terwujud”, pungkasnya.[red]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

shares