hari ini :

Home » Politics » Tia Fitriani Gelar Reses 1 Tahun 2019-2020 Di Desa Cikasungka Sosialisasikan 9 Fokus Program Jabar

Tia Fitriani Gelar Reses 1 Tahun 2019-2020 Di Desa Cikasungka Sosialisasikan 9 Fokus Program Jabar

EDUPUBLIK Kab Bandung – Gelaran reses 1 tahun anggaran 2019-2020 anggota DPRD Provinsi Jawa Barat dari Partai Nasdem Dra Hj. Tia Fitriani, di sambut antusias warga masyarakat desa Cikasungka dan sekitarnya, giat tersebut dilaksanakan di Aula desa Cikasungka jalan Cikasungka no. 21 Cikancung kabupaten Bandung, Selasa (10/12/2019 ).

Pada kegiatan reses tersebut turut hadir tuan rumah yaitu kepala Desa Cikasungka Yusup Sudiono, Tokoh Agama, tokoh masyarakat, para ketua RW dan RT, para pengurus Kecamatan/ desa Partai Nasdem, Garnita NasDem, dan dulur Satia.

Pada sambutannya, kepala Desa Cikasungka Yusup Sudiono berharap dengan kedatangan anggota komis II DPRD Provinsi Jawa Barat bisa menyampaikan aspirasi untuk pembangunan bidang ekonomi dengan program prioritas bidang pertanian dengan banyaknya kelompok tani dan home industri yang terdapat di desa ini.

“Desa kita unggul dalam bidang pertanian. Mudah-mudahan dapat ditampung aspirasi program yang dapat memberikan kemajuan di desa Cikasungka,” ungkapnya.

Sembilan Fokus program prioritas Jawa Barat kedepan disampaikan Tia Fitriani Anggota Komisi 2 DPRD Provinsi Jawa Barat, salah satunya dalam bidang pemberdayaan Ekonomi Masyarakat.

Terkait permasalahan pemberdayaan ekonomi masyarakat disampaikan Tia Fitriani, upaya pemerintah mendorong aktifasi Kredit Mesra (kredit masyarakat sejahtera) yang berada di mesjid-mesjid yang dikerjasamakan BJB dengan Dewan Kemakmuran Mesjid (DKM).

“Dana tersebut adalah Kolaborasi uang umat dengan dana BJB, yang dapat diakses oleh bupati dan didistribusi kepada pedagang kecil yang memerlukan modal Rp. 500 ribu sampai Rp. 5 juta,” ungkapnya.

Secara teknis dijelaskan Tia, DKM mendaftarkan jemaah di mesjidnya, dan didaftarkan untuk mendapatkan bantuan yang dikembalikan tanpa bunga.

Selain Kredit Mesra ada pula Kredit Cinta Rakyat (KCR) untuk memudahkan masyarakat mendapatkan permodalan, tanpa kesulitan masyarakat untuk mendapatkan dana ini untuk membantu masyarakat yang membutuhkan permodalan.

Kalau bicara program unggulan pemprov jabar, sudah menetapkan yang menjadi lokomotif ekonomi Jawa Barat adalah pariwisata.

Sebab, lanjut Tia, sifat pariwisata di Jawa Barat sangat beragam. “Kami berharap setiap desa dapat bangkit secara perekonomian sesuai dengan 9 isu strategis pembangunan Jawa Barat” harapnya.Kami dari provinsi akan selalu berusaha memberikan bantuan dari pemerintah.

Tia juga membeberkan adanya program subsidi Golhikmah adalah subsidi untuk golongan ekonomi lemah, yang dapat diakses oleh masyarakat, sebagai subsidi untuk menambah permodalan masyarakat.[red]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

shares