hari ini :

Home » Lingkungan » Dansektor 21 Bersama Walikota Cimahi Sosialisasikan Program Citarum Harum Kepada Kepala Sekolah se Cimahi

Dansektor 21 Bersama Walikota Cimahi Sosialisasikan Program Citarum Harum Kepada Kepala Sekolah se Cimahi

EDUPUBLIK, Cimahi – Agenda  giat Sosialisasi Program Citarum Harum bertempat di Gedung A Pemerintahan Kota Cimahi, Komandan Sektor 21 Satgas Citarum harum Kolonel Inf Yusep Sudrajat menyampaikan paparan terkait program Citarum harum kepada para kepala sekolah dari tingkat SD SMP dan SMA sederajat yang berada di wilayah kota Cimahi, Senin (27/1/2020)

Hadir dalam acara sosialisasi program Citarum harum tersebut Wali Kota Cimahi Ajay M Priatna, Kepala Dinas Pendidikan, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Ronny, seluruh kepala sekolah se Cimahi dan juga para awak media yang meliputi.

Dalam paparannya Kolonel Infanteri Yusep Sudrajat menjelaskan program Citarum Harum, dari soal permasalahan dan solusimya selain itu, menjelaskan bagaimana proses kerja para satgas Citarum dalam penanganan sampah dan limbah khususnya di wilayah sektor 21.

Pada acara tersebut Kolonel Infanteri Yusep Sudrajat mengatakan kepada para awak media yang hadir, ” Hari ini saya bisa melakukan sosialisasi tentang program Citarum harum kepada para kepala sekolah dari tingkat SD, SMP dan SMA di wilayah kota Cimahi. Yang hadir tadi ada kurang lebih ada 200 orang, barusan saya juga paparkan program Citarum harum. Ternyata program yang sudah kita laksanakan selama kurang lebih 2 tahun ini, setelah kita sampaikan kepada para kepala sekolah tersebut, para kepala sekolah masih banyak yang belum tahu”, ujarnya.

Dansektor 21 Kolonel Inf Yusep Sudrajat saat berikan penjelasan kepada para awak media Para kepala sekolah tersebut, lanjut Dansektor, masih banyak yang belum paham tentang Citarum harum. Untuk itu dengan disampaikannya program tersebut, mereka apresiasi tentang kegiatan ini. Mudah-mudahan hal ini bisa kita tindak lanjuti kedepannya, yang terpenting adalah bagaimana keterlibatan para siswa atau pelajar tingkat SD SMP dan SMA sederajat tersebut terhadap program Citarum harum ini kedepannya.

“Kota Cimahi ini akan menjadi satu kota percontohan untuk mengurangi sampah plastik yang dimulai dari sekolah, tadi sudah saya sampaikan dan semua sepakat para pelajar tersebut akan membawa rantang untuk makannya dan membawa tempat minum atau tumbler, sehingga 1 orang siswa nantinya akan mengurangi plastik 3 sampai 4 sampah plastik setiap harinya. Dan kalau itu dilaksanakan, mudah – mudahan sampah plastik di kota Cimahi ini akan semakin sedikit atau mungkin bahkan akan hilang nantinya disekolah sekolah tersebut. Ini yang kita lakukan, dan kita harapkan, semoga kalau ini sudah kita lakukan dan kalau sudah dilaksanakan semua, kita akan paparkan di tingkat provinsi, agar nanti semua sekolah yang ada di Jawa Barat dapat mengikuti hal seperti ini”, pungkas Dansektor

Pada kesempatan yang sama Walikota Cimahi, Ajay M Priatna saat ditemui para wartawan yang hadir pada sosialisasi yang dilakukan oleh sektor 21 Sementara itu ditemui selesai kegiatan, Walikota Cimahi Ajay M Priatna mengatakan, ” Hari ini kita berkumpul dengan satgas Citarum harum sektor 21 dan dengan para guru SD SMP dan SMA se Kota Cimahi dan kita membicarakan hal yang sangat penting yaitu terkait sampah dan limbah, karena di kota ini penduduknya banyak dan luas areanya kecil dan banyak pula industrinya. Dan saya katakan bahwa, industri itu bisa membawa berkah dan juga bisa membawa musibah”, ujar Ajay

Berkahnya, lanjut Ajay, seiring dengan penyerapan tenaga kerja, sedikit tidak baiknya adalah pengaruh terhadap lingkungan, dan tadi saya katakan bahwa ada menambah kerusakan lingkungan. Ada namanya limbah domestik, salah satunya seperti limbah rumah tangga. Untuk itu kami mengajak para guru untuk mengedukasi masalah sampah ini lingkungan sekolahnya, karena apapun kebersihan ini dimulai dari diri kita dan Kota ini harus di jaga oleh kita sendiri.

Masih kata Ajay,”Tidak ada lagi yang dapat menjaga lingkungan ini selain kita sebagai masyarakat yang tinggal di kota ini, mudah mudahan adanya pertemuan ini dapat menambah ilmu bagi kita semua. Dan dari kita pemerintah kota akan membuat regulasi untuk sedikit memperkecil limbah khususnya sampah plastik, untuk itu saat ini dirapat rapat sudah tidak ada lagi air dalam kemasan. Mudah mudahan hal ini bisa kita laksanakan bersama sama, supaya kota ini bisa lebih baik dalam hal lingkungan”, harapnya.[red]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

shares