hari ini :

Home » Ekonomi » RAT Ke-53 dan Tutup Buku Tahun 2019 Primkop Kartika Peralatan Siliwangi

RAT Ke-53 dan Tutup Buku Tahun 2019 Primkop Kartika Peralatan Siliwangi

EDUPUBLIK, Bandung- Kepala Peralatan Kodam III/Siliwangi, Kolonel ARH Dwi Sumarno dalam sambutannya membuka Rapat Anggota Tahunan (RAT) Ke-53 Primkop Kartika Peralatan Siliwangi tahun buku 2019 di Aula Paldam lII/Siliwangi, Jalan Bangka no 7 Bandung, Kamis (30/1/2020).

Kapaldam lII/Siliwangi, Kolonel ARH Dwi Sumarno dalam sambutannya menyampaikan, “Dalam RAT ini Koperasi kita bagus dan juga sehat, sampai saat ini SHU kita sudah mencapai 700 jutaan dalam waktu 1 tahun, saya harapkan seluruh anggota berperan aktif, dan saya punya gagasan agar kupon belanja wajib, di naikan, karena keuntungannya nanti akan kembali kepada kita”, ucapnya.

Rapat Anggota Tahunan (RAT) ini dihadiri oleh Ketua Umum Puskop Kartika Siliwangi Kolonel Inf. Yusep Sudrajat, Kapaldam III Siliwangi Kolonel ARH Dwi Sumarno, Kaprimkop Paldam Kapten Sarjana, perwakilan dari Dinas Koperasi kota Bandung, para anggota koperasi yang berjumlah 100 orang serta beberapa awak media.

“Hari ini kita melakukan RAT Unit Primer Koperasi Paldam  yang laporannya sudah masuk sejak dua minggu lalu dan merupakan  Koprim pertama yang selesai melakukan  laporan tahunanannya. Dan koprim Paldam mendapat nilai 100,” kata Kolonel Inf. Yusep Sudrajat selaku Ketua Umum Puskop Kartika Siilwangi saat memberikan keterangan kepada awak media usai membuka RAT Koprim Paldam III Siliwangi.

Kapuskop juga menuturkan jika Koperasi ini telah dikelola dengan baik dan setelah memlihat hasil laporannya lalu dicek, semuanya sesuai. “Pengelolaan dari Koprim di Paldam ini juga tidak lepas dari pengawasan Kapaldamnya. Saya ucapkan terimakasih kepada Kolonel Arh. Dwi yang telah mengawasi Koprim ini dengan baik,” tutur Kapuskop.

Sementara itu Kapaldam III Siliwangi mengungkapkan bahwa selama ini dirinya tidak pernah ikut campur dalam pengelolaan koprim. “Saya hanya mengarahkan saja dan jika programnya positif saya akan dukung namun jika terindikasi tidak baik saya akan hentikan,” katanya. “Dan saya tegaskan bahwa pengeola Koprim Paldam harus jujur dan transparan,” pungkasnya lagi.[red]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

shares