hari ini :

Home » Ragam » Wagub di Pelantikan Asidewi Jabar: Tahun ini Tumbuhkan 30 Desa Wisata Baru

Wagub di Pelantikan Asidewi Jabar: Tahun ini Tumbuhkan 30 Desa Wisata Baru

EDUPUBLIK, Bandung — Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum saat hadir pada pelantikan pengurus DPD Asidewi Jabar ( Dewan Pimpinan Daerah Asosiasi Desa Wisata Indonesia Jawa Barat) Periode 2020 – 2024 di Aula Barat Gedung Sate, Kota Bandung (30/1/2020), menyatakan:

“Saat ini kepariwisataan di Jawa Barat sedang kita kembangkan secara maksimal. Bapak Gubernur (Ridwan Kamil) menginginkan desa terus berkembang di antaranya menjadi destinasi wisata. Tahun 2020, Pemprov Jabar menargetkan sedikitnya tumbuh 30 desa wisata baru,” ujarnya sesaat usai melantik pengurus Asidewi Jabar 2020 – 2024 yang diketuai oleh Maulidan Isbar, dan disaksikan Ketua Umum Andi Yuwono sebagai salah satu perintis Asidewi sejak 2011 di Banyuwangi, Jawa Timur.

Masih di kesempatan yang sama, tokoh Jabar Eka Santosa selaku salah satu anggota Dewan Pakar (Lingkungan & Kebudayaan) bersama 16 anggota lainnya, seperti Een Herdiana (Seni & Kebudayaan), Keri Lestari (Kefarmasian), Ugis Suganda Asmaputra (Tata Nilai Masyarakat Adat), Ridwansyah Yusuf (Investasi & Pengembangan), Jodi Janitra (Bisnis & Pemasaran), Eris Munandar (Media & Digital), Galih Sedayu (Ekonomi Kreatif & Pemberdayaan Komunitas), Dede Kusdinar (Pemerintahan Desa), Robby Maulana  Zulkarnaen (SDM & Kebudayaan), Dwi Purnomo (Wirausaha Sosial), Imaduddin Indrissobir (Pariwisata Halal), Agung Suryamal (Perdagangan Potensi Desa), Ibnu Riyanto (UMKM), Arif Yudi (Seni & Pertunjukan Kreatif), Harry Hermawan (Perencanaan Kawasan), dan Yoharman Syamsu (Pendidikan Kepariwisataan), optimis target yang dicanangkan Gubernur Jabar terkait sedikitnya 30 desa wisata per tahun, ditumbuhkan sebagai desa wisata yang bisa membentuk karakter sebagai desa yang mandiri:

“Pembangunannya melalui pendekatan pentahelix atau ABCGM (akademisi, pebisnis, komunitas, pemerintah, dan media), plus melekatnya pendekatan budaya dan lingkungan yang berbasis pada pengembangan akar budaya bangsa, Insya Alloh bisa tercapai.”

Dalam kesempatan ini, Eka pun merasa bangga karena pengurus Asidewi Jabar kali ini struktur kepengurusannya memiliki komposisi 90% lebih terdiri atas kaum muda. berwaw

“Saya percayakan ke mereka, sepenuhnya desa modern yang mandiri dan kuat di jaman ini bisa terwujud. Studi banding ke negara-negara yang mampu mengembangkan wisata desa dengan kekuatan karifan lokal seperti di Jepang dan Korea, terbukti bisa.”

Mewakili Bank Indonesia Provinsi Jawa Barat, Gentur Wibisono yang sehari-hari menangani Divisi Pengembangan Ekonomi, sangatlah mendorong terbentuknya kolaborasi aktif dan clear antara semua pihak yang terlibat dalam pengembangan desa wisata.

“Di Jabar kini terbentuk Asidewi, saya amati pengurusnya punya semangat tinggi disertai pengalaman dan keakhlian cukup mumpuni. Tinggal, bersinergilah dengan unsur pengembang desa wisata lainnya. Tak mustahil target Kang Emil (Gubernur Jabar) tadi yang diungkapkan Pak Wakil Gubernur Jabar bisa tercapai,” pungkasnya.[red]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

shares