hari ini :

Home » Lingkungan » Bertemu APSAH, DLH se Bandung Raya Setuju Revisi Pemanfaatan TPA Sarimukti

Bertemu APSAH, DLH se Bandung Raya Setuju Revisi Pemanfaatan TPA Sarimukti

EDUPUBLIK, Cimahi –  Aliansi Peduli Sampah (APSAH) yang di  dalamnya dikoordinasi oleh Pice Rivai yang dikenal juga sebagai Ketua LMP (Laskar Merah Putih) Kabupaten Bandung Barat (KBB), serta Asep Suhaya Ketua GRIB (Gerakan Rakyat Indonesia Baru) selaku Korlap APSAH. Dua person utama ini, rencananya akan melakukan aksi pada Rabu, 18 Maret 2020, ini terkait pengiriman sampah dari Bandung Raya, serta gugatan warga KBB terhadap TPA Sarimukti di Cipatat yang telah habis masa pakainya sejak 2018.

Rupanya, karena kondisi akhir-akhir ini terkait merebaknya pandemi Covid 19, akhirnya dengan segala pertimbangan rencana aksi APSAH di lapangan, berlangsung pada Kamis, 19 Maret 2020 di sebuah Rumah Makan di Kota Cimahi.

Pantauan redaksi, jalannya pertemuan cukup alot dengan tuntutan, di antaranya pembenahan sistem pengiriman atau distribusi sampah melalui dump truck yang harus memenuhi syarat tidak mencemari lingkungan sepanjang pengiriman, sama sekali tidak mengganggu kehidupan warga KBB khususnya yang dilaluinya. Tuntutan lainnya yang mengemuka, mempertanyakan status atau kepastian kontrak atau alih fungsi lahan TPA Sarimukti, termasuk keberadaan surat dan kelengkapan serta KIR dump truck yang lalu – lalang di sekitar KBB dan TPA Sarimukti.

“Berdasarkan isu, TPA Sarimukti ini kontraknya sudah habis sejak 2018, kenyataannya seperti apa? Malahan katanya, akan diperpanjang dan luas lahan nya pun akan diperluas pula? Manakah yang benar ini? Belum lagi segudang tuntutan warga setempat lainnya yang terdampak, kenapa ini belum beres saja, katanya ada BPSR (Badan Pengelolaan Sampah Regional) Jawa Barat apa pula itu fungsinya?” papar Pice Rivai yang diamini 2 rekannya dari GRIB Asep Suhaya dan Asep GP ketua Kerista KBB.

Hadir menerima keluhan dari APSAH Kamis siang itu di antaranya Kadis LH KBB, Apung; Kadis LH Kota Cimahi, Roni; Kabid Pengolahan Sampah DLH Kab. Bandung, Zulkarnain; perwakilan PD kebersihan Kota Bandung Iwan, perwakilan BPSR, Fery Setiadi, dan Kepala TPA Sarimukti Herry S Wangsaprawira.

Secara umum pertemuan kali ini, belum menyentuh pada esensi tuntutan Apsah yaitu menolak keberadaan TPA Sarimukti. “Makanya kami akan langsung nanti bertemu dengan BPSR sekaligus dengan pihak dari Kapolda Jabar. Intinya pertemuan hari ini , ada semacam persetujuan untuk memenuhi aspirasi APSAH. Teknisnya, nanti akan dibahas pada pertemuan dengan BPSR,” tambah Pice Rivai menutup pertemuan hari itu. [HS/edu]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

shares