hari ini :

Home » Hukum » GOBAR Pertanyakan Tata Kelola Lahan PT. Indonesia Power   

GOBAR Pertanyakan Tata Kelola Lahan PT. Indonesia Power   


EDUPUBLIK, Bandung Barat – Pembangkit Listrik Tenaga Air ( PLTA ) Saguling merupakan salah satu Objek Vital Nasional yang terletak di Kabupaten Bandung Barat yang memiliki luasan area lebih dari 5.000 Ha, energi primer untuk membangkitkan listrik tersebut didapatkan dari waduk buatan yaitu Waduk Saguling. Sebagai Sumber Energi dan Kawasan Konservasi, Waduk Saguling perlu di jaga kelestarian lingkungan dan kepastian tentang kepemilikan lahannya.

Salah satu yang menjadi masalah yang berpengaruh terhadap lingkungan sekitar Waduk Saguling adalah dampak dari perubahan penggunaan lahan dikawasan sekitar waduk saguling. Pesatnya perkembangan kegiatan pembangunan serta terjadinya kecenderungan dugaan “invasi” penggunaan lahan non pertanian yang berada dikawasan sekitar Waduk Saguling menjadi perumahan skala besar, industri, perdagangan dan sebagainya.

hal ini diungkap oleh Bambang Irawan yang disapa (BI) selaku Kor.GOBAR, beliau sangat prihatin terhadap dugaan sering terjadi permasalahan perseteruan masalah lahan antara PT.IP Saguling dengan pengembang Perumahan PT.BIP.

GOBAR Gerakan Organisasi Masyarakat Bersatu  Bandung Barat yang didalamnya terdiri ( Laskar Merah Putih, BOM, LGSP, GRIB, GEMPUR, BARESAN HEJO, GEMPA)  mempertanyakan kenapa dan ada apa antara PT.IP dan PT.BIP sering terjadi perseteruan keduanya?, dan kenapa aset milik PT IP seperti plang lahan, aset jalan dan patok tanah bisa dirusak tanpa ada tindakan serius dari pemilik lahan? seolah olah ada pembiaran dan seperti tidak berdaya padahal PT IP sebagai BUMN serta aset-asetnya merupakan aset negara pasti dilindungi secara undang-undang.

Dugaan ini menjadi pertanyaan beberapa kalangan Ormas yang peduli terhadap keberlangsungan pembangkitan energi listrik oleh PLTA Saguling sehingga kerap menimbulkan pertanyaan dan dugaan Apakah Pengelolaan lahan yang menjadi milik PT.IP  oleh masyarakat sekitar lahannya disewa  komersial dan apakah aturannya sudah jelas? mengingat banyak pemanfaatan lahan milik PT.IP tidak mengidahkan aturan perundang undangan lingkungan hidup sehingga mengancam pembangkitan listriknya, “Jika hal tersebut terjadi mau dibawa kemana nasib salah satu BUMN tersebut” ujar Bambang.[red]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

shares