hari ini :

Home » Pemerintahan » DPMD Kab Bandung Maksimalkan Dana BTT Dalam Pencegahan & Penanggulangan Covid 19

DPMD Kab Bandung Maksimalkan Dana BTT Dalam Pencegahan & Penanggulangan Covid 19

EDUPUBLIK, Kab Bandung – Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Bandung mendapatkan dana penanggulangan wabah virus, sejak merebaknya wabah COVID-19 di Kabupaten Bandung, sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) telah menyerap anggaran Belanja Tidak Terduga (BTT) yang dialokasikan dalam APBD Kab Bandung Tahun 2020. Dari data sementara, serapan BTT secara keseluruhan hingga sekarang lebih dari Rp 299 miliar yang dianggarkan.

Yang memaksimalkan dana tersebut Salah satu OPD yakni, DPMD Kabupaten Bandung sejak ditemukan kasus COVID 19, DPMD tercatat 1 kali mengajukan pencairan pada tahap lll-P4 SK BUPATI NOMOR 360/2020 Tanggal 17 November 2020, Total dana yang diajukan sekitar Rp 17.743.160.000.

Kepala DPMD yang diwakili Ajar selaku Kasi yang membidangi dana desa saat di temui awak media di Komplek Pemda kabupaten Bandung, Rabu (16/12/2020) mengatakan”,Terkait dengan dana belanja tak terduga untuk desa aman covid di kabupaten Bandung memang kita melakukan kebijakan terkait dengan antisipasi atau penanggulangan memutus mata rantai virus Covid 19 di kabupaten Bandung, ini dalam rangka Desa aman Covid ini kita sediakan anggarannya untuk 270 Desa terkait dengan penanggulangan wabah virus Covid 19 ini, dengan besaran anggaran ini sendiri total sekitar Rp 17,7 milyar lebih”, katanya.

“Dan terbagi dua untuk 270 desa dan untuk desa mandiri karena kita untuk meningkatkan kemandirian Desa, angka untuk desa mandiri aman Covid ini sebesar 105 juta dan untuk desa non mandiri 55 juta”,ujar Anjar.

Lanjutnya, “Kegiatannya terkait dengan Desa aman Covid ada untuk piket posko gugus tugas terus yang kedua untuk ATK kesekertariatan yang ketiga untuk padat karya tunai Desa itu dilakukan untuk peningkatan ekonomi masyarakat dan yang ini untuk yang reguler tiga kegiatan dan untuk yang desa mandiri plus ditambah dua kegiatan yaitu untuk rembuk desa ini untuk mengevaluasi kegiatan penanggulangan Covid di tingkat desa dan yang ke lima kegiatanya terkait dengan peningkatan gizi masyarakat”.

Masih kata Anjar, “Ini kegiatan-kegiatan yang dapat dilakukan terkait dengan desa Aman Covid bisa dimanfaatkan oleh desa-desa di kabupaten Bandung untuk memutus mata rantai penyebaran Covid 19 yang dari hari ke hari ini terus meningkat belum ada penurunan juga khususnya kabupaten Bandung dan ini merupakan langkah pemerintah kabupaten Bandung untuk memutus mata rantai penyebaran virus Covid 19”,paparnya.[red]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

shares