hari ini :

Home » Politics » Tia Fitriani Anggota DPRD Jabar Gelar Reses II 2021-2022, Apresiasi Desa Lengkong Kecamatan Bojongsoang

Tia Fitriani Anggota DPRD Jabar Gelar Reses II 2021-2022, Apresiasi Desa Lengkong Kecamatan Bojongsoang

EDUPUBLIK, Kab Bandung – Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat dari Fraksi NasDem persatuan Indonesia Dra.Hj. Tia Fitriani akan terus berupaya membantu apa yang ia bisa dilakukan untuk warga dan pemerintah desa Lengkong, Kecamatan Bojongsoang, umum nya untuk warga Kabupaten Bandung.

Demikian ungkapan Dra.Hj.Tia Fitriani di dalam kegiatan reses titik ke 8, pada reses II tahun sidang 2021-2022 anggota Komisi II ini saat menemui warga masyarakat di Desa Lengkong, kecamatan Bojongsoang, Rabu (16/3/2022).

Dalam kesempatan reses tersebut, Hj. Tia mengapresiasi Kepala Desa Lengkong, Agus Salam R, S. Pd yang bisa memaksimalkan anggaran desa sehingga pembangunan beberapa sarana di desa tersebut representatif.

Selain itu, kata Hj. Tia, Ketua Tim Penggerak PKK, yang juga Pembina Lembaga anak berkebutuhan khusus Nurna, sangat luar biasa.

Gedung Dreamwork di bangun sebagai tempat untuk membina anak-anak berkebutuhan khusus, menurut Hj. Tia sebagai gambaran nyata kepedulian kepala desa terhadap anak-anak penyandang disabilitas yang saat ini memang masih kurang perhatian. “Semoga ini menjadi catatan tersendiri bagi pemerintah kita agar perhatian lebih tercurah kepada anak penyandang disabilitas ini, ” kata Hj. Tia.

Hj. Tia pun mengapresiasi pembangunan lainnya yang dilakukan Kepala Desa Lengkong, seperti pembangunan GOR. “GOR ini dibangunan dari ADD. Pak Kades ini luar biasa memanfaatkan anggaran semaksimal mungkin, ” imbuhnya.

Karena itu, Hj. Tia Fitriani dalam kesempatan tersebut memberikan uang kadeudeuh kepada Kepala Desa Lengkong Agus Salam dan Ketua Tim Penggerak PKK desa setempat, Nurna. “Ini jangan dilihat besar kecilnya, tapi penghargaannya, ” katanya.

Kepala Desa Lengkong, Agus Salam bersyukur dengan reses Hj. Tia Fitriani di desanya, sehingga ia bisa menyampaikan aspirasi langsung walaupun menurutnya kondisi sekarang menggunakan SIPD (Sistem Informasi Pembangunan Daerah). “Tapi kalau dikawal langsung oleh anggota DPRD ya mungkin lebih cepat, karena banyak persoalan di kita ini yang sifatnya mendesak. Ada perubahan tata ruang wilayah dan sebagainya, dan ini aspirasinya harus didengarkan oleh anggota DPRD. Kebetulan Ibu Tia juga dari Komisi II, menangani masalah UMKM, dan ekonomi, ” tuturnya.

Agus menjelaskan, Desa Lengkong merupakan desa urban, sehingga masyarakatnya banyak yang berkecimpung di UMKM, buruh, dan sebagainya. “Kami berharap, nanti akan ngobrol dengan Ibu Tia, apa yang bisa diakses oleh masyarakat Desa Lengkong,”harapnya.[red]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

shares