hari ini :

Home » Lingkungan » Sektor 21 Satgas Citarum Keruk Sungai Citalugtug Cari Sebab Menghitamnya Air Sungai

Sektor 21 Satgas Citarum Keruk Sungai Citalugtug Cari Sebab Menghitamnya Air Sungai

EDUPUBLIK, Kab Bandung – Dansektor 21 Kolonel Inf. Yusep Sudrajat telah melaksanakan inspeksi terhadap kegiatan pengerukan sungai Citalugtug Citalugtug yang berada di wilayah kecamatan Pameungpeuk Banjaran Kabupaten Bandung pada hari Senin (23/09/2019). Giat pengerukan ini telah berlangsung sejak 2 minggu lalu dalam rangka menemukan permasalahan hitamnya sungai tersebut.

“Kegiatan hari ini yaitu membendung sungai Citalugtug adalah untuk menemukan penyebab hitamnya sungai yang menjadi bahan berita bagi beberapa wartawan. Jangan hanya membuat berita, lihat sendiri dan lakukan solusinya bersama,” kata Kolonel Inf. Yusep Sudrajat selaku Dansektor 21 satgas Citarum Harum saat meninjau giat pengerukan di sungai Citalugtug Pameungpeuk Banjaran.

Giat pengerukan di sungai Citalugtug sepanjang 1 kilometer ini menggunakan backhoe untuk mengetahui adanya lubang pembuangan siluman yang menjadi permasalahan hitamnya sungai di sungai tersebut. Beberapa warga yang tergabung dalam Gober juga ikut membantu kegiatan tersebut. “Kami akan membendung sungai ini dari aliran dekat pabrik PT. Adetex dan PT. Papirus dimana setelah melewati dua pabrik tersebut kondisi sungai menjadi hitam,” kata Sersan Ismet selaku salahseorang anggota satgas Citarum Harum.

Dansektor 21 dalam kesempatan tersebut mengungkapkan bahwa hingga saat ini masih belum ditemukan sumbber permasalahan hitamnya sungai yang menjadi tempat mengalirnya buangan limbah dari beberapa pabrik. “Ada dua pabrik yang memang bermasalah dan telah kita tindak yaitu PT. Papirus dan PT. Adetex yang buangan limbahnya mengalir ke sungai ini. Namun setelah kita lakukan lokasilir ternyata air di sungai ini tidak berubah dan hitam,” papar dansektor 21.

Sementara itu, beberapa warga yang diminta keterangannya mengungkapkan bahwa sungai ini sempat bersih setelah adanya giat TNI membersihkan sungai dalam rangka Citarum Harum, namun sungai Citalugtug ini tetap hitam. “Kami sangat berterimakasih kepada prajurit TNI yang telah mau membantu kami melakukan normalisasi sungai diwilayah kami ini,” kata salahseorang warga yang menjadi ketua Rw di dekat bantaran sungai tersebut. “Jika kami sendiri yang melakukan permohonan, entah kapan hal seperti ini bisa terjadi,” lanjutnya lagi.

Dansektor 21 juga menghimbau agar pemberitaan-pemberitaan yang seolah-olah menyudutkan institusi kami yaitu TNI jangan dilakukan lagi. “Kami bekerja siang malam. Tidaklah mudah melakukan ini semua dan saya berharap semua unsur melakukan sinergi yang positif,” kata Dansektor. “Silahkan beritakan apa adanya, namun beritahu kami jika memang ada permasalahan dan bantu kami,” pungkasnya.[red]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

shares