hari ini :

Home » Pemerintahan » Realisasi Banprov di Desa Sumbersari

Realisasi Banprov di Desa Sumbersari

EDUPUBLIK, Kab. Bandung – Bantuan Provinsi Jawa Barat (Banprov) reguler bersumber dari APBD Provinsi Jawa Barat, diberikan ke seluruh Desa di Jawa Barat. Usulan yang diajukan masing-masing desa akan diproses verifikasi di DPMD, apabila dinyatakan lolos maka akan dibuatkan surat pengantar oleh DPMD yang ditujukan untuk Gubernur Jawa Barat melalui Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Provinsi Jawa Barat, setelah itu BPKAD akan memverifikasi .

BPKAD akan memproses untuk membuatkan dan menandatangani Surat Perintah Pencairan Dana (SP2D) selanjutnya mengirimkannya ke Bank Jabar untuk dicairkan ke-rekening masing-masing desa.

Besaran anggaran Banprov yang diterima sebesar Rp 130 juta per desa. Ketika desa sudah menerima bantuan harus segera melakukan kegiatan penyalurannya sesuai dengan surat pengajuan usulan.

Desa Sumbersari kecamatan Ciparay kabupaten Bandung menerima dana Banprov yang bersumber dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat tahun 2020 sebesar Rp 130 juta, diperuntukkan bagi penyelenggaraan Sapa Warga, Tunjangan Penghasilan Aparatur Pemerintah Desa (TPAPD), Posyandu dan Infrastruktur.

Akan tetapi menurut Sekertaris Desa di temui di ruangannya (08/10/2020) untuk infrastruktur rehab ruang pelayanan gedung desa dari bantuan provinsi TA 2020 tersebut menuai pertanyaan pasalnya belum di laksanakan, padahal untuk pulsa ke Rw, untuk posyandu, dan TPAPD Sudah di realisasikan oleh kepala Desa.

Berawal dari hal di atas rekan media konfirmasi langsung ke Desa Sumbersari jumat (09/10) kepala Desa dan mengakui untuk infrastruktur belum di realisasikan pelaksanaannya”, iya betul belum di realisasikan karena menunggu cair anggaran APBDES dulu, di karenakan rehab ruang pelayanan, Banprov ini gedung nya yang di atas, sementara APBDes rehab nya yang di bawah, maka biar bersama atas inisiatif kami nunggu pencairan APBDes” katanya.

Lebih lanjut Kepala Desa mengatakan, “tenang saja uang anggaran untuk infrastruktur masih ada dalam rekening, dan pencairan nya pun baru seminguu yang lalu, pasti kita laksanakan ” lanjutnya.

Hal senada pun di katakan oleh sekcam Ciparay kepada media via telepon mengatakan ketika di konfirmasi terkait dana untuk infrastruktur banprov yang diduga diendapkan,” klarifikasi bukan di endapkan akan tetapi uang tersebut masih di simpan dalam rekening, karena nunggu anggaran Apbdes, kita juga kalau ngebangun tentunya pasti di bawah dulu, lanjut ke atas, nah untuk infrastruktur banprov gedung atas, sementara apbdes gedung bawah, kebetulan yang cair duluan Banprov bukan APBdes,” katanya

Sementara itu, kepala dinas DMPD kabupaten belum bisa menanggapi hal tersebut dirinya akan kroscek dulu ke desa tersebut.[red/way]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*