hari ini :

Home » Politics » Tia Fitriani Anggota DPRD Jabar Melawan Covid 19 Dengan Ikut Meringankan Beban Masyarakat

Tia Fitriani Anggota DPRD Jabar Melawan Covid 19 Dengan Ikut Meringankan Beban Masyarakat


EDUPUBLIK, Bandung  – Wabah virus corona atau pandemi Covid-19 yang saat ini melanda tanah air, banyak merubah tatanan kehidupan, tak terkecuali di tanah pasundan. Tidak hanya menyerang sektor kesehatan, roda perekonomian pun terkena imbas akibat mewabahnya Corona Virus Desease 2019 ini.

Ketua Fraksi Nasdem Persatuan Indonesia dan juga Anggota DPRD Jawa Barat Tia Fitriani mengatakan, kondisi ini tidak bisa hanya ditangani oleh pihak tertentu. Upaya dalam bahu membahu yang dilakukan oleh semua elemen baik pemerintah maupun masyarakat tentu menjadi kunci penting dalam menangani pandemi.

“saat ini Ibarat tengah berada dalam kancah peperangan, inilah yang tengah kita alami. Ini adalah musuh yang tidak terlihat namun nyata adanya dan menyerang kesehatan hingga perekonomian. Bahkan dampaknya kini angka masyarakat miskin di Indonesia melonjak, hampir tembus di angka 37 juta,” ujar Tia, Kamis (18/6/2020)

Tia Fitriani menambahkan, yang paling merasakan betul dampak dari pandemi Covid-19 ini tentu kalangan masyarakat menengah ke bawah. Keputusan PHK, merosotnya pendapatan, pabrik-pabrik terpaksa tutup merupakan pilihan yang sulit.

Tia mengibaratkan, jika pada masa perjuangan kemerdekaan dahulu bangsa Indonesia berjuang dalam peperangan secara fisik dengan bambu runcing di tangan, namun saat ini peperangannya melawan pandemi Covid-19, dengan mengharuskan setiap orang untuk tetap tinggal di rumah.

“Dalam kancah peperangan sudah seharusnya kita berbalik tanya kepada diri sendiri, apa yang bisa kita berikan pada negara? Sekecil apapun kiprah kita akan berdampak luar biasa. Bahu membahu dalam kebersamaan namun tetap patuhi anjuran pemerintah harus kita lakukan dengan sepenuh hati. Karena musuh yang kita hadapi nyaris tidak tampak,” ujarnya.

Menyikapi kondisi saat ini, sambung Tia, mengaku merasa terpanggil dan bergerak untuk turut serta meringankan beban warga masyarakat. Terlebih penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di wilayah Bandung Raya yang sebelumnya diterapkan, membuat sebagian besar masyarakat “mati kutu”.

Dengan menyasar masyarakat yang terdampak pandemi di 31 Kecamatan yang ada di Kabupaten Bandung, politisi perempuan ini bersama Tim Rescue Dulur Setia, menyalurkan berbagai bantuan, mulai dari penyemprotan disinfektan, memenuhi kebutuhan masker, Alat Pelindung Diri (APD) hingga pembagian hand sanitizer.[red]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*