
EDUPUBLIK, Kab. Bandung – Gubernur Jabar memberikan bantuan keuangan yang nersumber dari APBD Provinsi Jawa Barat, ke seluruh desa di Jawa Barat untuk pembangunan infrastruktur. Bantuan keuangan operasional untuk meningkatkan kinerja aparatur, khususnya tingkat desa dan kelurahan. Dengan begitu, aparat desa dan kelurahan mampu mendukung pelayanan prima pada masyarakat dan peningkatan kualitas infrastruktur, terutama di tingkat desa dan kelurahan sebagai lini terdepan dalam penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan dan pelayanan prima kepada masyarakat.
Berdasarkan Surat Keputusan Gubernur Jawa Barat Nomor 978/kep.891-BPMPD/2009 tanggal 1 Juli 2009 tentang bantuan keuangan untuk operasional peningkatan kinerja aparatur pemerintah desa dan pemerintah kelurahan. Jumlah desa yang mendapat bantuan dana dari Gubernur Jabar cukup banyak, mencapai 5.321 desa.
Salah satu nya di kabupaten bandung kecamatan Ciparay Desa Gunung leutik, Agus Hamdani Kepala Desa nya dan selaku APDESI Kecamatan Ciparay ketika di temui di tempat kerja nya, kepada media mengatakan, Alhamdulillah untuk di kecamatan Ciparay sudah melaksanakan realisasi sesuai dengan RAB yang diajukan oleh pemerintah Desa sampai hari ini sudah 6 Desa yang sudah melaksanakan pencairan tinggal 8 Desa lagi yang belum karena di kecamatan Ciparay itu ada 14 desa yang ada 14 Desa se Kecamatan Ciparay.
bantuan tersebut sesuai dengan RAB kami pemerintah Desa, ada untuk infrastruktur ada untuk revit ke posyandu ada juga buat pulsa kuota ke para ketua RW program provinsi sapa warga, di wilayah masing-masing dan juga ada untuk pemberdayaan masyarakat melalui posyandu, selain itu tidak lupa juga ada untuk siltap perangkat desa dan kepala desa yang disebut kita menyebutnya siltap atau uang kinerja sejauh 15 juta sisanya untuk infrastruktur sekitar 70 juta ada yang 80 juta karena dibagi jumlah yang dicapai beda-beda.
Lebih lanjut Agus berharapa ke depan untuk bantuan khususnya dari provinsi bisa ditingkatkan karena kebutuhan di pemerintahan desa selain dana Desa selain itu juga perlu adanya tambahan anggaran pingin senilai 200 jutaan untuk anggaran provinsi yang masuk ke desa karena ijul infrastruktur kurang karena ada untuk revitalisasi posyandu” pungkasnya.[red]
EDUPUBLIK JABAR Mencerdaskan Bangsa
