hari ini :

Home » Ragam » Tia Fitriani Perintahkan Dulur Satia Lakukan Penyemprotan Desinfektan di Desa Sayati

Tia Fitriani Perintahkan Dulur Satia Lakukan Penyemprotan Desinfektan di Desa Sayati

EDUPUBLIK, Kab Bandung – Aksi Relawan tim khusus (Timsus) Tia Fitriani, Ketua Fraksi Partai Nasdem Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Barat, tim tersebut yang bernama Dulur Satia melakukan penyemprotan Desinfektan pada sejumlah titik rumah warga setempat dan sejumlah rumah ibadah di Desa Sayati Kecamatan Margahayu Kabupaten Bandung, Sabtu (3/7/2021)

Wabah virus corona (Covid-19) yang saat ini sudah menyebar luas dan menjadi masalah bencana nasional, maka penyemprotan itu dilakukan untuk mencegah dan memutus penyebaran virus tersebut.

Ketua Umum Dulur Satia Tonny Djanuarsa, ST. Arch. yang dikenal dengan nama sapaan Babeh Tonny mengatakan, kegiatan ini dilakukan sebagai antisipasi bentuk upaya untuk memutus penyebaran dan membunuh bakteri atau virus Covid-19. “Atas dasar perintah dari Ibu Tia langsung saya sampaikan kepada Jang Blur selaku korwil Dulur Satia dapil 2 Margahayu dengan dibantu kordes Sayati segera lakukan permintaan warga untuk penyemprotan disinfektan, sasaran Penyemprotan adalah rumah dan lingkungan warga setempat,” ujarnya.

Selain melakukan penyemprotan, Tim Dulur Satia juga memberikan bantuan masker dan juga edukasi serta sosialisasi pada masyarakat bagaimana langkah-langkah cara mencegah agar tidak tertular oleh virus corona.

Dengan kegiatannya Babeh Tonny berharap kegiatan ini dapat mengurangi penyebaran virus yang kemungkinan ada di tempat-ramai. Seperti, pasar, masjid, dan tempat-tempat lain agar musnah dan tidak dapat berkembang oleh cairan desinfektan.

“Kami tim Dulur Satia akan terus berupaya melakukan langkah dan upaya semaksimal mungkin untuk meminimalisir penyebaran wabah virus Covid 19 ini, seperti penyemprotan, pembagian sanitiser, dan juga masker, sampai benar-benar keadaan steril”,tegasnya.[red]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*