hari ini :

Home » Pemerintahan » Pemkab Bandung Barat Perpanjang Pembatasan Sosial Berskala Besar

Pemkab Bandung Barat Perpanjang Pembatasan Sosial Berskala Besar

EDUPUBLIK, Bandung Barat – Karena pembatasan sosial berskala besar (PSBB) pertama dinilai belum optimal dalam menurunkan tren kasus wabah virus COVID-19, maka langkah yang dilakukan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung Barat (KBB) resmi memperpanjang masa PSBB mulai tanggal 6 -19 Mei 2020.

Bupati Bandung Barat, Aa Umbara Sutisna mengatakan, Selasa (5/5/2020), “Berdasarkan Hasil evaluasi di Bandung Barat memang belum maksimal, karena trennya naik. Kalau saja trennya bisa turun, itu baru berhasil. Di dua minggu ke depan ini harus turun trennya,” ujarnya.

Empat kabupaten/kota lain di zona Bandung Raya, sejak 22 April 2020 sebelumnya telah menerapkan PSBB bersama. Adapun jumlah kasus positif COVID-19 di KBB saat ini mencapai 39 kasus.

Menurut Aa Umbara, Ia bakal menambah jumlah personil dan cek poin di 7 kecamatan, untuk memperketat penerapan PSBB kali ini. Selain itu ia bakal menekan angka kunjungan masyarakat ke pasar, supaya penerapan physical distancing bisa berjalan dengan baik.

Dan juga untuk pasien berstatus orang tanpa gejala (OTG), guna mengantisipasi kekurangan ruang isolasi, pihaknya akan mengoptimalkan potensi di RSUD Cililin, RSUD Cikalongwetan, Masjid Agung Ash-Shiddiq dan RSUD Lembang.[red]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*