hari ini :

Home » Ragam » Gerakan Hejo & BOMA Jabar Gelar 17 Agustusan – Kita Belum Merdeka dari Sampah !

Gerakan Hejo & BOMA Jabar Gelar 17 Agustusan – Kita Belum Merdeka dari Sampah !

EDUPUBLIK, Kab Bandung – Kawasan Eko Wisata & Budaya Alam Santosa di Pasir Impun Kecamatan Cimenyan Kabupten Bandung Jawa Barat, pada 17 Agustus 2019, kembali akan diramaikan gelaran Upacara 17 Agustusan pada 2019 ini.

“Betul, upacara itu akan kami gelar di sini besok,” papar Eka Santosa, Ketua Umum DPP Gerakan Hejo, merangkap sebagai SekJen atau Duta Sawala BOMA (Baresan Olot Masyarakat Adat) Jabar. Eka memaparkan jawaban ini tatkala ia ditemui di Alam Santosa (16/8/2019) sehari sebelum upacara 17 Agustusan digelar pada 2019 ini.

Hal yang menarik tema yang diusung dalam gelaran HUT RI ke-74 ini, baerkaitan dengan soal sampah. Tema ini muncul, karena bangsa kita hingga hari ini masih belum mampu ‘menaklukkan’ sampah. Menurutnya, dimana-mana keberadaan sampah menjadi persoalan Menurutnya, persoalan sampah ini berkaitan dengan unsur kesehatan, keindahan, kebersihan, pendidikan, hingga komoditas politik, maupun peradaban.

“Secara kasat mata sudah banyak kita raih kemajuan disana-sini, utamanya bagi kesejahteraan bangsa. Namun, masih ada hal yang ironi dari segi lingkungan. Persoalan sampah, masih mendominasi kita di merata tempat di Indonesia,” papar Eka yang hari itu tampak didampingi tokoh (olot) masyarakat adat BOMA Jabar Abah Ilin Dasyah (84) dari Kampung Adat Cikondang Pangalengan Kab. Bandung.

Seturut keprihatinan Eka Santosa dari bangsa ini yang selama 74 tahun masih belum bisa ‘menaklukkan’ atau menempatkan sampah sebagaimana mestinya, Abah Ilin rupanya turut angkat bicara:

“Ya, sampah plastik di pedesaan apalagi di perkotaan, masih belum bisa kita apa-apakan. Akibatnya, keadaan lingkungan kita terutama hutan dan apalagi di lautan, sampah plastik masih menjadi-jadi. Ya selalu jadi masalah.”

Sekilas dari pertemuan dengan Eka Santosa dan Abah Ilin di Alam Santosa:”Sempatkan hadir besok, saya akan paparkan salah satu solusinya, biar kita bisa merdeka dari sampah. Hingga hari ini, kita belum punya solusi bagaimana mensinergikan hidup kita dengan sampah? Artinya, kita ini belum merdeka, dari sampah?!” tutup Eka yang diamini Abah Ilin, dan Ozenk ‘Deni Tudirahayu’ salah satu orang dekatnya. [hs]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*